Makna master seo seringkali digunakan hanya sebatas jika seorang mampu menang lomba atau kontes seo, atau kemampuan menjadikan sebuah halaman tampil di peringkat pertama google, yahoo search engine dll untuk keywords tertentu.Berdasarkan pengamatan, biasanya master seo itu tidak mengakui bahwa mereka adalah master, hanya saja beberapa orang yang kemudian merasa terkesan dan memberi mereka gelar master seo.
Namun, terus terang menurut saya, master seo jika dimaknai seperti di atas saja maka itu terlalu sempit, sebab dalam kenyataannya untuk mencapai peringkat 1 di search engine seorang bisa saja menggunakan bermacam cara, seperti spamming dan berbuat yang menyalahi terms of service suatu blog atau website yang dikomentari.Seringkali saya menemui beberapa peserta kontes astaga.com lifestyle on the net menggunakan cara yang bisa menghancurkan pagerank sebuah halaman dengan cara membubuhkan link lebih dari 3 di sebuah komentar, bahkan ada yang mencapai 10 bahkan lebih. Ya, mungkin ini salah satu strategi untuk mendapat peringkat.Logikanya, jika semua halaman yang mengarah ke halaman utama yang dilombakan maka posisisnya akan naik, namun apakah mereka tidak pernah memperhatikan perasaan sang pemilik blog ?
Ada fenomena menarik ketika saya berkunjung ke sebuah blog yang kaya akan halaman berpagerank tinggi dari 1 sampai 5, luar biasa!!!luar biasa!!! linknya bertaburan bagai pasir di pantai kali ("--majas hiperbola--"), setelah update pagerank kemarin pageranknya yang tadinya 3, 4 atau 5 langsung amblas jadi n/a. Lalu ketika saya berusaha berkomentar di blog tersebut terdapat pemberitahuan bahwa kurang lebihnya "Komentar anda akan dipublikasikan setelah di-approve oleh pemilik blog", artinya blog tersebut sudah dimoderasi tak sebebas dulu.
Jika saya berpikir individualistis yang penting pagerank saya tinggi maka saya akan lakukan spam yang jauh luar biasa dari yang lain dengan membubuhkan link lebih dari tiga atau kalau mau saya bubuhkan 30 link sekalian biar ancur tuh blog demi pagerank saya yang tinggi. Namun jujur dari hati saya yang paling dalam, saya tidak tega...dan sekali lagi saya tidak tega. Paling banter selama ini saya membubuhkan link hanya sampai 2 saja, dan kebanyakan 1 serta sama sekali tidak membubuhkan link. Saya berpikir, bagaimana jika saya dibegitukan, karya saya yang sudah dibangun berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun dihancurkan, kemudian jika lebih mendalam bagaimana rasanya jika pr yang tinggi menyebabkan halaman saya senantiasa mendapatkan trafik tinggi tetapi tiba-tiba dihancurkan oleh spamming dan jadi n/a serta tidak mendapatkan traffik lagi.Andalah yang menilai dan silakan anda pikirkan. Dan jujur saya kemungkinan tidak akan menggelari seorang sebatas master seo saja, mungkin saya akan lebih men-spesifikasi penggunaannya menjadi dua master black seo dan master white seo. Inilah yang bisa saya ambil pelajaran dari kontes seo astaga.com lifestyle on the net.


0 comments
Post a Comment